3 Tradisi Kuno Yang Identik Dengan Bunga

3 Tradisi Kuno Yang Identik Dengan Bunga

Tokobungaindo.Com – Budaya adalah salah satu sumber sejarah yang sudah seharusnya kita abadikan, dan ada beberapa tradisi kuno yang melibatkan bunga yang tentunya masih sering dipakai hingga saat ini. Penasaran tradisi apa saja? Inilah 3 tradisi kuno yang menggunakan bunga sebagai media utamanya.

  1. Tradisi ini adalah tradisi yang dilakukan oleh umat muslim dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan dengan cara berziarah kemakam saudara ataupun kerabat terdekat yang biasa dikenal dengan sebutan nyekar. Nyekar sendiri merupakan kata yang berasal dari bahasa jawa yaitu sekar atau biasa diartikan sebagai bunga ataupun kembang. Tradisi ini sebenarnya lebih dikenal dikalangan penduduk jawa dan sekarang meluas hampir merata kepelosok indonesia, nyekar sendiri bertujuan untuk membersihkan makam dan menaburkan bunga – bunga diatas makam dan di iringi dengan pembacaan – pembacaan doa untuk menyambut datangnya bulan suci. Biasanya para peziarah akan menyiapkan beberapa jenis bunga yang akan ditaburkan kemakam para saudara, kerabat dekat maupun para wali – wali ternama untuk menghormati mereka.
  2. Melemparkan Bunga di Acara Pernikahan. Sebenarnya tradisi yang sering dilakukan pada acara pernikahan ini berasal dari tradisi yang sering dilakukan oleh para pengantin di eropa. Para mempelai wanita akan mencoba melemparkan buket bunga yang mereka punya kepada para tamu undangan dan konon siapapun yang mendapatkan rangkaian bunga tersebut akan mendapatkan kebahagiaan, yaitu menjadi pengantin berikutnya. Sebelumnya banyak dari tamu wanita akan mencoba mendapatkan sobekan kecil gaun pengantin agar dapat ikut diberkati dan mendapatkan rasa suka cita yang dirasakan sang mempelai. Namun, karena hal ini akan merugikan sang pengantin, tentunya mereka menggantikan hal lain ketimbang harus mendapati gaun pengantin yang mulai robek. Maka, ide melemparkan buket bunga yang dimiliki sang pengantinpun akhirnya berkembang hingga sekarang.
  3. Yang terakhir adalah tradisi makan bunga, tradisi ini mungkin kedengaran cukup aneh dibandingkan dua tradisi lainnya diatas, hanya saja sebenarnya tradisi ini cukup populer di dunia lho. Bayangkan saja beberapa bunga yang akan disajikan dan dijadikan cemilan diyakini dapat memberikan dan meyalurkan kekuatan supernatural. Beberapa biksu di dataran cina memang memiliki tradisi unik dalam mengkonsumsi bunga, misalnya saja seperti menambahkan beberapa kelopak bunga krisan dalam sajian teh, ataupun mencampurkan beberapa olahan bunga sebagai menu utama bahkan bagian dari salad. Sebenarnya beberapa masyarakat di dunia memang telah mengkonsumsi bunga, tentunya kita benar – benar harus yakin bahwa bunga yang akan dikonsumsi tidaklah bunga yang mengandung racun ataupun bunga yang memang dilarang untuk dikonsumsi. Pilihlah setidaknya bunya yang memiliki mahkota atau putik yang lebih kecil agar lebih aman untuk dikonsumsi.

ARTIKEL TERKAIT

0 replies

Leave a Reply

Want to join the discussion?
Feel free to contribute!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *