Posts

Teknik Merangkai Bunga Kain

Ada beragam jenis bentuk bunga kain, begitu pun dengan daun kain yang juga dijual dalam bermacam-macam bentuk. Bunga kain bisa anda dapatkan di toko jahit atau toko aksesoris dalam bentuk ecer maupun grosir. Anda pun dapat menemukan bunga-bunga kain dikemas dalam plastik dengan satuan lusin.  Untuk merangkai bunga kain, beberapa peralatan yang anda perlukan antara lain:

  • Bunga dan Dedaunan Kain: pilihlah bunga dan dedaunan sesuai selera atau tema rangkaian bunga anda.
  • Styrofoam: sebagai pondasi rangkaian bunga. Ada beragam ukuran styrofoam, pilihlah sesuai ukuran wadah yang akan menjadi tempat meletakkan rangkaian bunga. Ada pula styrofoam yang telah dilapisi lumut buatan sebagai penambah estetika.
  • Mounting Tape: digunakan sebagai perekat styrofoam dengan wadah agar tidak bergeser. Anda pun dapat menggunakan lem tembak agar lebih merekat.
  • Wadah: wadah yang digunakan bisa berupa apa saja, mulai dari vas bunga, gelas kristal maupun keranjang.
  • Pisau dan Silet: berguna untuk memotong styrofoam serta menyayat tangkai bunga.
  • Kawat: kawat tipis diperlukan untuk menggabungkan tangkai bunga.

Sebelum memulai untuk merangkai, pastikan bunga tidak terlipat atau tertekuk. Jika ada bagian yang tertekuk, kembalikan ke bentuk semula menggunakan jemari untuk mengurutnya dengan lembut perlahan. Maka, bunga-bunga kain pun siap dirangkai. Mula-mula, susunlah dedaunan sebagai pagar yang mengelilingi styrofoam. Setelah itu lanjutkan dengan merangkai bunga-bunga kain dengan cermat. Yang harus diperhatikan saat membuat rangkaian bunga buatan adalah bagaimana membuatnya agar tampak alami dan tidak kaku.  Anda bisa mencari inspirasi dengan mengamati tanaman-tanaman hidup. Berikan sentuhan lekuk pada tangkai, buatlah daun-daun terkulai dan pastikan kelopak-kelopak bunga bermekaran.

Ketika akan menancapkan batang bunga pada styrofoam, sayatlah batang dengan posisi miring untuk membentuk ujung yang tajam. Ujung batang yang tajam akan mempermudah penancapan batang dibandingkan ujung yang datar. Beberapa jenis batang artifisial sulit dipotong karena terdapat kawat di dalamnya, solusinya adalah menggunakan tang sebagai pemotong. Selanjutnya, saat memotong batang, anda perlu menyisakan jarak yang cukup sesuai dengan tinggi stereofom agar batang yang menancap dapat menyentuh dasar styrofoam. Dengan begitu, letak batang atau tangkai bunga menjadi kokoh dan tidak mudah goyah.

Untuk memberi variasi pada tangkai, anda bisa membelahnya menjadi dua bagian. Belah hingga seperempat hingga setengahnya saja lalu sematkan bunga dan daun-daun. Cara lain untuk menyiasati tangkai bunga yang terlalu pendek adalah menyambungkannya dengan tangkai lain. Teknik menggambungkan dua buah tangkai menjadi satu yaitu dengan memposisikan satu bilah tangkai menindih tangkai lainnya. Posisikan dengan jarak kurang lebih 3 sentimeter dari ujung tangkai. Setelah saling tumpang tindih, ikatlah secara melilit dengan kawat.

Cukup mudah bukan? Kelebihan rangkaian bunga kain adalah tidak akan layu sehingga anda dapat menempatkannya sebagai penghias ruangan tanpa perlu repot mengganti-ganti bunga. Hal yang perlu diingat saat merangkai bunga artifisial seperti ini adalah membuatnya senatural mungkin. Semakin giat anda berlatih tentu hasilnya akan semakin mengagumkan.